Jumat, Februari 27, 2009

Batu Miring di Muara Aman-Lebong


Batu-batu gunung ukuran besar banyak ditemukan di Muara Aman. Batu-batu ini merupakan pecahan dari tebing/gunung. Tampak gambar di atas, batu miring yang dimanfaatkan untuk tempat berteduh. Batu ini mungkin saja suatu waktu dapat roboh. Sehingga bagi yang berlindung di batu ini harus hati-hati kalau ketimpah batu ini, nanti jadi cerita legenda, di telan/ditimpuk batu seperti banyak cerita legenda yang ada. Batu miring ini, tidak roboh karena ada pelindung tanah di belakang batu tersebut, bukan karena ditopang oleh bambu kecil di depannya.
Gambar di bawah, tampak seorang ibu melarikan diri, bukan karena batunya mau roboh, tapi karena mau di foto. Cepat lari...

Ruma Lame di Pelalo-Sindang Kelingi


Ruma lame kalau diterjemahkan dari bahasa Lembak berarti rumah lama.
Banyak jenis rumah lama di Pelalo, kecamatan Sindang Kelingi ini, antara lain rumah yang ditunggu oleh Bu Kena, 64 tahun(rumah kedua) warga Pelalo ini. Rumah ini dulunya adalah rumah milik Pesirah di Sindang Kelingi.

Demi Keluarga

Dua orang ibu ini sedang mencari sebangsa siput, di Muara Sungai, di Pantai Pasar Bawah Manna, Bengkulu Selatan. Siput dikumpulkan untuk tambahan lauk, kalau dapat banyak dapat dijual.

Kamis, Februari 26, 2009

Kota Donok 1926

Kota Donok terletak di Kabupaten Lebong, jaraknya dari Kota Curup, Rejang Lebong kira-kira 40 km. Kota ini terletak dekat Danau Tes, yang merupakan danau terbesar di Propinsi Bengkulu.
Gambar ini adalah koleksi dari Tropen Museum, Belanda. Tampak di gambar penduduk Kota Donok, dan rumah panggung khas Rejang.

Jembatan Cinta



Jembatan gantung ini terdapat di Pantai Pasar Bawah, kota Manna, Bengkulu Selatan. Setiap hari, terutama menjelang matahari terbenam, banyak pasangan yang datang ke sini, baik pasangan laki-perempuan, atau sejenis. Foto ini diambil kira-kira 2 minggu sebelum jembatan ini putus, penyebab putusnya jembatan ini karena beban yang berlebihan dan juga karena jembatannya sendiri sudah tua.

Rabu, Februari 25, 2009

Sore Di Pantai Pasar Bawah Manna

Mencari ikan pada sore hari, di Pantai Pasar Bawah, Manna Bengkulu Selatan, sebagai mata pencaharian, hobi dan lain-lain. Pantai yang indah ini terletak 2 km dari pusat kota Manna-Bengkulu Selatan.

Selasa, Februari 24, 2009

Di Pantai Manna-Bengkulu Selatan


Manna adalah ibukota kabupaten Bengkulu Selatan. Memiliki objek wisata yang indah seperti Pantai Pasar Bawah Manna, Muara Kedurang, Lubuk Tapi dengan pemandangan yang indah dimana di sini kita juga dapat melihat bunga kibut/ Amorphophalus titanum.
Gambar memperlihatkan pemandangan seusai panen di persawahan di pinggir pantai Manna.

Senin, Februari 23, 2009

Bandara Fatmawati Sukarno-Bengkulu






Bandara ini dulunya bernama Bandara Padang Kemiling, karena disini dulunya banyak tanaman Kemiling. Kemudian namanya diganti menjadi Bandara Fatmawati Sukarno, yang merupakan pahlawan nasional yang berasal dari Bengkulu. Tak sehebat dengan Bandara suaminya (Bandara Sukarno-Hatta di Banten), cukup memadai untuk melayani masyarakat propinsi Bengkulu, Jambi dan Sumatera Selatan. Kedepan perlu pembenahan agar bandara ini lebih baik lagi untuk keamanan dan kenyamanan penumpang.

Minggu, Februari 22, 2009

Monumen Nasional: "Taman Kibut-Jakarta"




"Taman Kibut" nama yang diberikan oleh penulis, karena di taman bunga sekitar Monumen Nasional (Monas) banyak dibuat hiasan bunga kibut. Bunga Nasional ini banyak ditemukan di Bengkulu pada khususnya, dan bagian lain Sumatera. Motif Monas ini mirip dengan motif bunga Kibut.

Sabtu, Februari 21, 2009

Rumah Fatmawati Sukarno Di Bengkulu










Terletak di Anggut Kota Bengkulu, berjarak kira-kira 600 meter dari rumah Sukarno. Di rumah terdapat bermacam koleksi antara lain foto-foto Fatmawati, pakaian, mebel dan lain-lain.

Cerek Dari Pulau Enggano


Cerek / tempat air minum ini terbuat dari kelapa. Digunakan sebagai tempat penyimpanan air minum. Cerek ini koleksi Museum Nasioal Jakarta.

Kamis, Februari 19, 2009

Pekan Minggu Di Kepala Curup


Penjual Harau / Sarau
Pedagang Cung
Pedagang Dian / Durian

Pasar di Kepala Curup diadakan setiap hari Minggu. Pedagang dari Curup, Linggau dan sekitarnya banyak berjualan pada hari Minggu di Kepala Curup. Bukan hanya pedagang yang datang, tetapi tukang gunting rambut, penduduk yang sakit, juga datang ke sini. Pembeli datang dari Kepala Curup dan sekitarnya, desa Apur, Lubuk Alai, Lawang Agung, Karang Pinang, Sindang, Air Rusa, Bedeng, Air Nau dan sebagainya.

Rabu, Februari 18, 2009

Danau Bastari Perlu Dijaga Kelestariannya








Danau terbesar di Kabupaten Rejang Lebong ini, semakin lama, semakin berkurang keindahannya dikarenakan kurangnya pemeliharaan dan semakin banyaknya bangunan di sekitar danau ini. Pemda Rejang Lebong, harus menjaga dan mengawasi perizinan pembangunan wilayah sekitar danau. kalau tak dipelihara dikawatirkan suatu saat danau ini hanya menjadi kolam/empang biasa.

Selasa, Februari 17, 2009

Pembangkit Listrik di Talang Ulu



Desa Talang Ulu terdapat di Kabupaten Lebong dan ada juga di Kabupaten Rejang Lebong. Gambar ini koleksi Tropen Museum Belanda. Menurut keterangan foto ini diambil antara tahun 1927-1937. Gambar laki-laki bule di dalam foto ini adalah Lindenau, kepala Pembangkit listrik Talang Ulu. Penulis tidak mengetahui, apakah foto ini di Lebong atau di Rejang Lebong.

Senin, Februari 16, 2009

Penjual Bambu Keliling



Musim kampanye Pemilu 2009 semoga memberi berkah pada pak Ujang, pedagang bambu keliling kota Curup. Sejak beberapa minggu terakhir penghasilannya bertambah, karena banyak juga yang membeli bambu yang dijualnya. Nasib baik, kalau ketemu pengurus partai/caleg, bisa-bisa bambunya diborong, bahkan ada yang memesan lagi.

Minggu, Februari 15, 2009

Senjata Tradisional Propinsi Bengkulu

Keris
Nama senjata ini 'Rambai Ajam' digunakan sebagai alat perang atau pertahanan diri
Keris
Dipakai pada upacara dan memperlihatkan status sosial pemakainya
Senjata ini disebut pisau dodong, biasanya dipakai pengantin laki-laki pada upacara adat.

Senjata tradisional dari propinsi Bengkulu ini adalah koleksi Museum Nasional-Jakarta. Ada 4 buah senjata tradisional dari propinsi Bengkulu yang dipamerkan di museum ini.

Sabtu, Februari 14, 2009

Gedung STIPER Rejang Lebong




Gedung STIPER Rejang Lebong ini terletak di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Dwi Tunggal Curup. Gedung tua ini telah berkali-kali berubah fungsi. Menurut informasi pernah menjadi Kantor Camat Curup, Kantor DPRD Rejang Lebong, Kantor Dinas Kebersihan Rejang Lebong, juga pernah menjadi Kampus Universitas Rejang Lebong (UNIREL) yang akhirnya bubar. Terakhir menjadi Kantor/Kampus Sekolah Tinggi Pertanian Rejang Lebong, dimana STIPER Rejang Lebong ini telah menghasilkan sarjana pertanian.
Foto: www.gambarrejanglebong.multiply.com

Kamis, Februari 12, 2009

Gedung GOW Curup


Gedung tua ini dibangun dengan konsrtuksi tahan gempa. Tampak dinding bangunan disekat-sekat dengan kayu, dengan sekat seperti ini katanya bangunan lebih tahan gempa dibanding tanpa sekat kayu tersebut. Sekarang di Curup dan sekitarnya sudah jarang dibangun gedung dengan kostruksi seperti ini.
Gedung pertemuan ini terletak di jalan Kartini Curup. GOW singkatan dari Gabungan Organisasi Wanita. Walaupun telah banyak gedung pertemuan di Curup. Gedung GOW ini masih sering digunakan.

Kawan-kawan

Apakah Kota Curup layak mendapat Piala Adipura?

Emperan Jalan Merdeka Curup

Emperan Jalan Merdeka Curup
Jalan Merdeka adalah jalan utama kota Curup. Berbagai kegiatan dapat kita lihat di jalan ini

Pematang Danau

Pematang Danau
Daerah sekitar Danau Bastari

Arsip Blog

Kantor DPRD Rejang Lebong

Kantor DPRD Rejang Lebong

Kantor Bupati Rejang Lebong

Kantor Bupati Rejang Lebong